SINOPSIS CERITA

NYIMAS GANDASARI

Sebuah pementasan sendratari musikal legenda yang berasal dari kota Cirebon, Jawa Barat pada abad 15 Masehi.

Sang Kala adalah kisah perjalanan hidup seorang wanita sakti bernama Nyimas Gandasari. Nyimas, putri dari kerajaan Pasai yang dititipkan kepada Pangeran Cakrabuana karena wabah yang terjadi di negaranya.

Nyimas Gandasari diangkat anak oleh Pangeran Cakrabuana dan menjadi murid kesayangan Sunan Gunung Jati, dimana beliau dididik bela diri dan turut membantu Sunan Gunung Jati dalam melakukan syiar agama Islam.

Karena kecantikan dan kesaktiannya, Nyimas Gandasari, perawan sunti nan sakti, berhasil menaklukan kerajaan Galuh.

NYIMAS GANDASARI

AISYAH FADHILA

Di balik parasnya yang cantik dan gesturnya yang anggun, Nyimas Gandasari menyembunyikan ketangguhan seorang pendekar wanita sejati. Dengan tatapan matanya yang tegas dan berwibawa, ia bukan sekadar srikandi di medan laga, melainkan sosok cerdas yang beroperasi sebagai ahli strategi dan pionir intelijen mematikan.

Ketajamannya dalam membaca taktik musuh menjadikannya perisai bayangan bagi Cirebon, membuktikan bahwa pesona menawan dan kekuatan mumpuni dapat menyatu sempurna dalam satu raga.

SUNAN GUNUNG JATI

DANIEL CHRISTIANTO

Sebagai Wali Besar Cirebon, Sunan Gunung Jati memancarkan karisma yang bijak, tenang, dan penuh wibawa dalam setiap tutur katanya. Beliau adalah guru spiritual agung yang menjadi cahaya penuntun bagi masyarakat di tengah pusaran pergolakan politik dan spiritual abad ke-15.

Dengan dedikasi tinggi, beliau menanamkan ajaran agama serta nilai-nilai moral yang luhur, termasuk mengambil peran sentral sebagai pembimbing utama yang menempa jiwa, kecerdasan, dan kanuragan Nyimas Gandasari.

PRABU CAKRANINGGRAT

BIMA ZENO

Sebagai penguasa absolut Kerajaan Rajagaluh, Prabu Cakraningrat memancarkan aura garang, berwibawa, dan angkuh. Ia adalah benteng kokoh berbekal kesaktian magis yang berdiri menentang keras perluasan pengaruh Cirebon.

Di balik sosoknya yang sangat ditakuti, ia merupakan ksatria sejati yang pantang tunduk—siap mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan kedaulatan serta kehormatan tanah leluhurnya hingga titik darah penghabisan.

PUTRI ONG TIEN

ASRI WELAS

Membawa pesona dan kehalusan budi dari negeri tirai bambu, Putri Ong Tien melangkah dengan keanggunan dan kelembutan yang memikat hati seisi keraton. Di balik tutur katanya yang halus, tersimpan kesetiaan dan bakti yang tak tergoyahkan kepada keluarga dan kerajaannya.

Ia bukan sekadar sosok permaisuri jelita, melainkan figur yang sangat bijaksana dalam merajut perbedaan tradisi menjadi sebuah kesatuan yang indah. Kehadirannya di tanah Cirebon berdiri tegak sebagai simbol agung dari cinta lintas budaya dan harmoni etnis yang memperkaya mahajana peradaban nusantara.

SYEKH MAGELUNG SAKTI

ALDAFI ADNAN

Membawa misi suci sebagai seorang pendakwah, Syekh Magelung Sakti hadir sebagai sosok ksatria pengembara yang gagah mempesona. Kesaktiannya melegenda lewat rambut panjangnya yang kebal dan sama sekali tidak bisa dipotong oleh senjata tajam apa pun di muka bumi.

Meski memiliki kekuatan mandraguna yang menggetarkan setiap lawan di arena pertempuran, hatinya tetap membumi dengan kerendahan hati yang luhur; menjadikannya satu-satunya jawara yang layak bersanding dengan ketangguhan Nyimas Gandasari.

PANGERAN CAKRABUANA

BELMIRO ALLIE

Sang raja muda yang karismatik dan tokoh sentral di balik kokohnya fondasi Cirebon dengan visi besarnya dalam membangun kerajaan. Sebagai ayah angkat yang menaungi Nyimas Gandasari sejak kecil, ia memberikan perlindungan mutlak dan dengan pandangan jauh ke depan mempercayakan pendidikan sang putri kepada Sunan Gunung Jati.

Kehadirannya di atas takhta memancarkan aura kepemimpinan murni, kebijaksanaan mendalam, serta tanggung jawab absolut sebagai pelanjut dinasti yang mengayomi seluruh negeri.

IBU DAYANG

DEWI GITA

Sebagai benteng terdekat di ring terdalam keraton, Ibu Dayang memancarkan kehangatan kasih sayang keibuan yang bersanding utuh dengan jiwa pemberani yang membara. Kepeduliannya yang tak terbatas melahirkan insting melindungi yang sangat tinggi—bahkan acapkali tampil posesif bak induk harimau yang siap menerkam siapa saja yang berani mengancam keselamatan junjungannya.

Setiap tarikan napas dan langkah kakinya selalu diiringi oleh gairah serta semangat tempur yang tak pernah padam, menjadikannya tameng hidup paling setia dan tak kenal takut.

KIBOLANG & KILONTAR

FATUR OJAK & JULFIKAR MAHA PUTRA

Punakawan yang berperan sebagai pengasuh, penasihat, sekaligus penghibur para ksatria. Mereka terkenal karena lucu, bijaksana, dan sering menyampaikan kritik sosial dengan bahasa rakyat.

Follow official Instagram account kami di: